Rabu, 14 Agustus 2013

Jendela Kehidupan



Kembali ke awal semuanya telah sirna ditelan angin dan embun kelabu, mengarah keselatan samudera mengambil sedikit demi sedikit keyakinan untuk tetap bisa bertahan demi orang-orang terdekat dan disampingku. Mengayunkan lambaian tangan yang mulai suram dalam kehampaan tertumpuk. Mengembun dalam sebuah jendela mentari yang mulai kusam. Berusaha agar tetap bisa tersenyum dalam jebakan air mata dan perasaan. Mulai membendung semua air dan untaian-untaian pintu hati agar tetap bisa memilih. Memilih siapa dia yang terbaik. Sirna nya hati yang perih ditinggal sirnanya hati dibohongi

dengan penuh dustanya. Mengiris alunan emosi yang kembali terukir, seandainya kan terulang apa mungkin semua kan kembali. Mengatur semua rencana kebahagiaan, mengatur kesepakatan cinta. Ukiran demi ukiran mulai beranjak kembali kesemula.

Alunan emosi mengiringi kebahagiaan, mendengur dalam hanyutan, senantiasa semua kan beranjak pergi, lambaian-lambaian tangan meninggalkan, indahnya rupawan cinta yang hancur. Ya maafkan semua salahku, yang benarpun belum tentu benar, disaat hidup harus memilih, disaat semua bimbang dan dilemma inilah saatku berserah diri kepada-Nya.
Disini aku berdiam untuk tetap bisa kembali seperti diriku, untuk tetap menjadi diriku, dan akan selalu menjadi diriku. Jadi dan jiwaku kini hanya tertinggal separuh yang dapat dipercaya. Mengulang bendungan air mengalir, mengulang hembusan nafas dan angin, kembali memulai ke awal. Inilah kisahku yang berawal dengan kebahagiaan dan berakhir dengan menyakiti orang-orang terdekatku. Andai aku bisa memilih, aku kan meminta agar aku bisa membahagiakan orang disamping dan orang-orang terdekatku. Jeritan demi jeritan, alunan demi alunan akan tetap menjadi bendera hidup dan matiku. Thank’s too Allah, Muhammad, MomDad, sahabat, teman, dan semua orang yang menjadi sebagian dari kehidupanku.

                                                                  Banjarmasin, 27 Februari 2013







                                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recreat Look Electrically Elegant

Hallo semuanya kali ini aku recreat makeup look Electrically Elegant By Wardah, kali ini aku fokuskan dibagian mata yaa. Eyeshadow yang aku ...